Yakobus 4:13-15 TB. Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: ”Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Yakobus 4:6 TB. Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: ”Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” Menjadi Pelaku Firman (Yakobus 1) Ini adalah bagian ke-3 dalam seri yang terdiri atas 7 bagian mengenai kitab Yakobus. Di bawah ini adalah naskah pelajaran dalam bentuk audio yang sudah dimodifikasi. Ada begitu banyak hal dalam kitab ini! Kita masih dalam Pasal 1 dalam bagian ketiga dari seri ini. Julukan baginya: “Bapak orang beriman” dan “sahabat Allah” memang tepat disandangnya sebagai orang yang melakukan imannya. Berapa pun besarnya Anda mengaku memiliki iman kepada Yesus Kristus, namun tanpa perbuatan selaras iman, tidak akan mengubah apa pun dalam hidup Anda sebagai Kristen. ( Renungan Harian Yakobus 2:15-17 – GKBJ) Pendengar dan Pelaku Firman (I) Sebelum ini, kita mempelajari Yak 1:19-21. Yakobus mengingatkan kita di dalam ayat 19-21 ini, tentang sikap hati yang perlu kita miliki di dalam menghampiri Firman Allah. Dari Yak 1:19-21 ini, kita melihat adanya dua poin penting tentang bagaimana cara menerima Firman Allah: pertama, kita harus bertekad untuk Namun menjadi pelaku firman hendaklah ada kuasa Roh Kudus yang memampukan diri anda untuk melakukan firman Tuhan. Jika hanya mendengar dan tidak melakukan firman Tuhan. Yakobus mengatakan kita menipu diri kita sendiri. Dan percuma kita duduk manis di gereja dan melakukan ritual kita sebagai orang Kristen tetapi kita ini bukan pelaku firman Tuhan. .

renungan yakobus 2 1 4